Di pameran, SPG dan usher sama-sama berinteraksi dengan pengunjung. Namun, tujuan penugasannya berbeda. Memahami perbedaannya membantu Anda membagi pekerjaan tanpa membebankan semua kebutuhan kepada satu peran.
SPG dan SPB berfokus pada produk
Sales Promotion Girl (SPG) dan Sales Promotion Boy (SPB) membantu aktivitas promosi brand. Tugasnya dapat berupa memperkenalkan produk, membagikan brosur, mendukung sampling, atau menjelaskan informasi dasar kepada pengunjung. Lingkup tersebut perlu disebutkan dalam brief, karena tidak semua aktivitas membutuhkan pendekatan yang sama.
Untuk produk dengan spesifikasi teknis, siapkan materi product knowledge. Tentukan informasi mana yang boleh dijelaskan talent dan kapan pertanyaan perlu diteruskan kepada tim produk. Jangan menganggap talent sudah mengetahui spesifikasi hanya dari nama produk.
Usher berfokus pada pengalaman tamu
Usher membantu penerimaan dan pengarahan tamu. Pada seminar, fokusnya dapat berupa registrasi, menunjukkan ruang acara, atau mengarahkan peserta ke tempat duduk. Pada corporate gathering, pembagian tugas dapat mencakup penyambutan dan informasi agenda.
Brief usher perlu menjelaskan alur kedatangan, area penempatan, informasi yang sering ditanyakan, dan siapa yang bisa dihubungi ketika ada kebutuhan di luar kewenangannya. Perubahan ruangan atau jadwal juga perlu disampaikan dengan jelas.
Bandingkan berdasarkan tugas
| Aspek | SPG / SPB | Usher |
|---|---|---|
| Fokus utama | Informasi dan promosi produk | Penerimaan dan arahan tamu |
| Materi briefing | Produk, campaign, dan alur interaksi | Rundown, area, dan alur kedatangan |
| Contoh penempatan | Booth dan area aktivasi | Registrasi dan pintu masuk |
Kapan perlu keduanya?
Pameran dengan booth dan sesi presentasi dapat membutuhkan kedua peran. SPG atau SPB melayani interaksi produk, sementara usher membantu mengarahkan peserta sesi. Dengan pembagian tersebut, percakapan produk tidak perlu terputus hanya karena ada tamu yang membutuhkan petunjuk ruangan.
Jika jumlah personel terbatas, petakan jam sibuk dan prioritas pekerjaan. Sampaikan tugas rangkap yang Anda pertimbangkan sejak awal, lalu bahas apakah penempatannya realistis untuk kondisi di lokasi.
Apa yang sebaiknya dikirim ke agency?
Mulai dengan jenis acara, tanggal, lokasi, durasi kerja, dan perkiraan jumlah pengunjung. Jelaskan tujuan setiap posisi, jumlah personel, dress code, kebutuhan bahasa, serta penanggung jawab di lokasi. Tambahkan materi produk atau rundown jika sudah tersedia.
Hindari brief yang hanya berbunyi “butuh dua talent untuk event”. Informasi tambahan membantu membedakan apakah kebutuhan Anda lebih dekat ke SPG & SPB untuk promosi, usher & hospitality, atau gabungan beberapa peran.
Mulai dari fungsi, baru jumlah orang.
Tuliskan pekerjaan yang perlu dilakukan pada setiap titik acara. Daftar tugas tersebut menjadi dasar pembahasan personel yang lebih jelas.
Punya kebutuhan acara yang ingin dibahas?
Hubungi Lumi